<< November 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30

 
 

FRIEND'S LINKS


| iit | ti2n | nu2ng | syari |
| nanda | anggoro | tiwi | laras |
| chie' | prilli | ian | dek_agi | mbak_qq


CHECK THIS OUT


  • My Home Town
  • My Work Place
  • My Diploma College
  • My Degree College

  • If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



    rss feed




    Saturday, July 14, 2007
    Notes from HK -04

    Sudah 12 hari aku di sini, dan kalau sesuai jadwal masih 5 hari lagi, semoga gak di extend, kejenuhan mulai terasa. Karena kerjaanku disini hanya rutin dari hotel ke kantor dan sebaliknya, belum punya waktu untuk jalan-jalan menikmati HK. Paling hanya jalan-jalan ke dermaga, 10 menit jalan kaki dari hotel, melihat HK island dari kejauhan. Ato belanja di Ladies Market, sekali lagi karena dekat dari hotel. Capek, jenuh, kangen rumah... kangen yayang.. hiksss...

    Sementara yang bisa dilakukan hanya menikmati perjalanan dari hotel ke kantor, dan sebaliknya. Itupun juga dah mulai bikin jenuh, tadinya sih bisa menikmati 45 menit perjalanan itu.

    Hotel-ku di Hunghom, Kowloon, sementara kantorku di Tai Po Industrial Estate, seperti menyeberangi New Territories, Hong Kong, entah dari Timur ke Barat, atau dari Utara ke Selatan, bingung soal arah...  Dari hotel jalan kaki ke Hung Hom Sation, sekitar 5-10 menit, letaknya di belakang hotel, melewati Le Point Mall di bawah hotel, nyebrang ke Hung Hom market, Hung Hom station sendiri ada di bawah Hung Hom market. Masuk ke station harus sudah punya tiket, seperti naik busway aja, ticket machine tersedia banyak. Tapi aku lebih memilih beli octopus, atau EZ card k'lo di s.g, lebih praktis tidak harus beli tiket one way dulu, octopus bisa diisi 50 dolar atau 100 dolar, yang akan otomatis berkurang tiap kali perjalanan naik kereta, sesuai tarif.

    Naik kereta selama kurang lebih 20 menit menuju Tai Po Market staion, tarifnya 7,5 dolar. Sebenarnya nggak jauh, cuma agak lama karena harus melewati 6 station, Mongkok - Kowloon Tong - Tai Wai - Sha Tin - Fo tan dan University. Tadinya perjalanan naek kereta ini terasa asik, karena keretanya yang nyaman, bersih, AC-nya dingin, nggak berisik, tivi nempel dimana-mana walaupun gak ngerti bahasa dan tulisannya. Jendela kereta terang dan besar jadi bisa melihat pemandangan sekitar, kebetulan jalur keretanya lebih banyak lewat atas tanah, bukan subway. Pemandangan mulai dari gedung2 tinggi, trus laut, public area, kompleks olah raga.

    Tapi semakin lama pemandangan itu menjadi biasa saja, nggak heran orang-orang sini pada punya kesibukan sendiri waktu naek kereta. Kebanyakan tidur, diem, banyak juga yang dengerin music dari iPod atau handphone, sebagian lagi baca buku atau koran. Aku? dengerin music sambil ngelongok keluar jendela hehee... Mereka keliatan gak peduli pada orang di sekitar yang gak mereka kenal, tapi mereka sangat peduli pada orang yang lebih membutuhkan tempat duduk dibanding mereka. Sepertinya cuma aku yang kulitnya item di kereta.. hikkss...

    Sampai stasiun Tai Po Market masih harus naek taksi lagi sekitar 5-10 menit, 25-30 dolar lah... Kantorku ada di kawasan industri, hampir sama dengan kawasan-kawasan industri di Jakarta.... Dan ruangan kantorku disini juga sama persis modelnya dengan kantorku di Jkt, yaaa.. isinya sama-sama perangkat telekomunikasi juga hehehehe....

     


    Posted at 01:00 pm by radeka
    Make a comment  

    Tuesday, July 10, 2007
    Shio-ku

    Iseng-iseng nemu di web, sebenarnya gak mau percaya, tapi kok hampir bener ya. Tapi masak aku cocok berpasangan sama anjing atau macan, aku kan laki-laki normal...

    Horse - Kuda

    Jan.25,1906 to Feb.12,1907
    Feb.11,1918 to Jan.31,1919
    Jan.30,1930 to Feb.16,1931
    Jan.15,1942 to Feb.04 1943
    Feb.03,1954 to Jan.23,1955
    Jan.21,1966 to Feb.08,1967
    Feb.07,1978 to Jan.27,1979
    Jan.27,1990 to Feb.14,1991

    Berterima kasih terhadap ruangan terbuka, karena Kuda membutuhkan sekali ruangan untuk bergerak. Engergik, Shio Kuda dikenal sangat nomaden, berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Semua aktifitas ini mungkin untuk memenuhi hasrat alami mereka. Mereka juga menuntut kebebasan dan kemerdekaan.

    Kuda membutuhkan cinta dan keintiman, yang kemudian menjadi pedang bermata dua karena dapat menjebak mereka sendiri. Hubungan cinta cenderung mudah datang ke Shio ini. Shio ini cenderung untuk datang ke hubungan yang kuat. Biasanya kuda adalah penggoda. Anehnya kuda biasanya tertutup tehadap pasangannya, meskipun dia sering menjadi pusat perhatian di lingkungannya.

    Sifat yang kurang sabar dari Kuda dapat menjadikan mereka agak sensitif. Mereka cenderung mengambil alih situasi daripada menunggu orang lain yang datang dengan sendirinya. Sifat pengembara sendiri dari Kuda dapat membuat mereka dikucilkan, namun ini juga membuat Shio Kuda menjadi lebih kuat dan itulah kunci keberhasilan mereka. Mereka tidak menyukai rutinitas.

    Kuda cenderung untuk tidak melihat terlalu banyak kepada gambaran besar; sebaliknya mereka hanya mengikuti naluri saja, dimana hal ini dapat membahayakan hubungan, pekerjaan, projek dan lain lain. Shio ini juga tahu bagaimana memotivasi orang lain. Begitu mereka menemukan kedamaian dalam diri mereka, mereka dapat menghargai apa yang sudah mereka miliki dan orang-orang disekelilngnya.

    Pasangan yang paling cocok untuk Kuda adalah Anjing dan Macan


    Posted at 01:26 pm by radeka
    Make a comment  

    Saturday, July 07, 2007
    Notes from HK -03

    Ada banyak hal yang tidak biasa aku lakukan di rumah yang kadang membuatku kikuk, atau bahkan malu....

    - Antri. Dimanapun dlm keadaan apapun, jika ada beberapa org yang ingin menggunakan jasa atau fasilitas yang sama, otomatis akan antri. Mo naek taksi, beli tiket, distasiun nunggu kereta, anywhere, anyplace, anytime. Gak ada saling seruduk seperti di Kampung rambutan saat weekend... :).

    Enak, terasa nyaman, gak perlu takut gak dapat taksi, enjoy aja...
    Pernah aku ngacung-ngacung nyegat taksi gak dapet-dapet, ternyata salah tempat, agak geser ke sebelah dikit ternyata ada tempat antrian, malu deh eik...

    -  Marking. Orang sini sepertinya tergila-gila sama marking. Di mall, di tempat-tempat makan, marking dilantai ada dimana-mana. Celakanya, tulisannya pake tulisan china, gak ngerti maksutnya apa, takut salah melangkah, salah menilai, prosecuted lagi, kan repot.
    Pantesan, ak pernah kerja di satu pabrik Korea, dimana-mana harus dimarking, tempat inilah-itulah, buat jalur jalan karyawanlah, pusiiing....
    Jadi watch your every step...

    - Escalator. Ada satu aturan tak tertulis yang harus diperhatikan saat memakai escalator (tangga berjalan), selalu berada di sisi kanan, atau tangan kanan yang kita gunakan untuk berpegangan. Escalator itu seperti jalan tol, jalur kiri hanya untuk mendahului bagi mereka yang terburu-buru. Kebiasaanku, pegangan pake tangan kiri, artinya ak berada di pinggir kiri, nah pernah  ada orang buru-buru mau menyalipku, kelihatan banget sepertinya dia kesal karena jalannya aku halangi... hehe... sorry bro... wong ndeso neh...

    - Smoking area. Agak susah nyari tempat rokok di sini, berhubung aku perokok yang baik (hehe..) harus memperhatikan tempat-tempat dimana gak boleh dan boleh merokok. Sebenarnya bukan karena aku perokok yang baik sih, cuma karena takut kena denda, sampe 5000 HKD... duit dari mana buat bayar segitu.
    Tapi mencari tempat merokok disini masih lumayan gampang dibanding di Singapura. Asal ada tempat asbak, atau tempat sampah yang ada puntung rokoknya, ya disitu tempat merokok.. hehe.. Jangan pernah merokok di dalam ruangan, anywhere.. kecuali jelas k'lo disitu boleh merokok, lha di taman-taman, dan public area aja dilarang kok...
    Tapi aturan disini masih nggak seketat Singapura, masih agak banyak terlihat orang merokok sambil jalan. Bahkan semalam di Peninsula Central aku melihat cowok merokok, duduk diatas tanda larangan merokok.. hmm.. aku? jelas gak berani...

    - nyeberang, Menyeberang jalan harus patuhi rambu-rambu, k'lo nggak mau dimaki-maki orang, atau sialnya ditangkap, minimal dicibir orang... Ada rambu-rambunya, pencet tombol dan tunggu sampai lampu hijau. Kelihatan sederhana, tapi aku gak biasa nyebrang pake gituan... sekali lagi wong ndeso... nyeberang seenaknya sendiri, kadang di bawah jembatan penyeberangan, hehe.. nggak cuma aku kan? Aku pernah nunggu lama banget buat nyeberang, lampu gak kunjung hijau, ternyata aku lupa mencet tombol nyeberang, baru setelah ada orang lain yang mau nyeberang aku berhasil nyeberang... kasus....

    - Foot path. Disini enak buat  jalan kaki, nyaman, cuma ada tempat-tempat yang pejalan kaki nggak boleh lewat. K'lo nggak yakin, aku berhenti, ngeliat apakah ada orang yang lewat jalur situ ato nggak.. hehe.... Kecuali ada petugas, kita bisa nanya...

    Hmm.... Entah apalagi yang akan bikin aku kikuk ato malu besok... tunggu saja...


    Posted at 02:17 am by radeka
    Make a comment  

    Friday, July 06, 2007
    Notes from HK -02

    Baca tulisan di peta :

    Hong Kong was a British Crown Colony, 1842--1997, consisting of a peninsula plus 260+ islands. 1,000+ sq.km=over 400.sq.mil.

    1557 : China permitted Portugal enclave Macau up until 31 Dec 1999.

    1841 : Great Britain seized HK island.

    1842 : China ceded H.K island.

    1860 : Kowloon and Stonecutters Island ceded.

    1898 : China granted 99-years lease on New Territories with Lantau, etc., which expired at end-June 1997.

    1997 : From 1-July-97 Hong Kong is designated as "SAR (Special Administrative Region) of China.


    Posted at 08:26 pm by radeka
    Make a comment  

    Notes from HK -01

    Nyampe jam 15.30 waktu HK, dijemput ama Kristin, cewek 20 tahun dari Datacom Enterprises, dan Budep, temenku yang udah duluan nyampe HK. Udara lumayan panas, kebetulan pas summer. Cuma Kristin bilang cuaca disini gak menentu. Perubahan cuaca sangat cepat, antara panas dan hujan bisa berkali-kali bergantian dalam sehari. Awan bergerak dengan cepat, mungkin lebih cepat daripada kemampuan tubuhku beradaptasi terhadap perubahan itu.

    But it's a nice place, perjalanan keluar dari airport cukup mengesankan. Pemandangan yang sama sekali berbeda, karena kebetulan aku dijemput, nggak naek kereta bawah laut, jadi bisa melihat pemandangan pelabuhan dari atas Kap Shui Mun Bridge dan Tsing Ma Bridge. Kristin cerita kalo kedua jembatan yang panjang banget ini indah bila dilihat malam hari, smoga aku punya kesempatan untuk buktiin.

    Dari airport bukannya langsung ke hotel untuk istirahat atau restoran untuk makan, tapi ke Datacom Enterprises buat ikutan meeting.. duuhh....

     


    Posted at 10:07 am by radeka
    Make a comment  

    Thursday, July 05, 2007
    Kenangan dari Singapura

    Tgl 21-23 Juni kemaren aku dapat kesempatan melihat CommunicAsia 2007 di Hall Expo Singapura. CommunicAsia merupakan ajang pameran telekomunikasi yang diadakan tiap tahun di Singapura. Perusahaan-perusahaan telekomunikasi dari penjuru dunia hadir disana, termasuk dari Indonesia, seperti Telkomsel, PT Inti, Telkomvision, beberapa vendor seperti CPI, Aditech Matra dan beberapa perusahaan lain.

    Ajang pameran iitu sangat menarik, teknologi-teknologi baru bermunculan, menunjukkan betapa cepatnya perkembangan dunia telekomunikasi. Namun sebenarnya yang lebih menarik buatku adalah Singapura itu sendiri. Ini adalah kali pertama aku punya kesempatan melihat negeri selain Indonesia.

    Kesan pertama tentang Singapura, rapi dan tertib, pokoknya hampir membuatku selalu salah tingkah. Aturannya jelas dan ketat, dan penegakkan aturannya nggak main-main. Malu sendiri deh pokoknya.

    Begitu sampai di sana, langsung ketahuan kenapa singapura begitu terkenal, dan orang-orang pengin datang kesana. Sistem lalu-lintas yang sangat rapi dan terencana, MRT yang nyaman, aman, dan cepat, jalan-jalan yang lebar dan trotoar yang nggak kalah lebarnya. Pejalan kaki sangat dimanja, cuaca panas menjadi tidak terasa, tetap nyaman untuk berjalan.

    Pusat-pusat perbelanjaan bertebaran dimana-mana, Mustaffa, Slim Tower, Slim Square, Bugis Market, Bugis Junction, dan masih banyak lagi. Tak ketinggalan tempat yang sangat terkenal, Orchard Road.

    Public area ada dimana-mana, dimanapun kita istirahat, akan terasa nyaman. Hmm... what a wonderfull city....

    Pokoknya speechless... too much to say...

    I'll be back, someday...

     


    Posted at 06:23 am by radeka
    Make a comment  

    Night in HK

    Bete malem-malem begini sendirian, mana dingin banget... Gak ada yang kenal lagi....  Duhh..

    Tapi aku tetap semangat menunggu pagi, karena aku yakin ada senyum yang akan menyambutku disana... Senyum yang aku harapkan menjadi awal hidupku yang baru... Senyum masa depanku...

    Cepat datang pagiku...


    Posted at 05:39 am by radeka
    Make a comment  

    Next Page